💰 Gaji Bersih Rp 5 Juta — Berapa yang Masuk Rekening?
Detail take-home pay untuk gaji kotor Rp 5 Juta per bulan setelah dipotong PPh21 TER, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan (JHT + JP). Tabel lengkap status kawin/anak (TK/0 sampai K/3).
📋 Breakdown Potongan Bulanan
| Gaji Kotor | Rp 5.000.000 |
| − PPh 21 TER (0% × gaji, status TK/0) | −Rp 0 |
| − BPJS Kesehatan (1% gaji, max Rp 120rb) | −Rp 50.000 |
| − BPJS JHT (Jaminan Hari Tua) (2% gaji) | −Rp 100.000 |
| − BPJS JP (Jaminan Pensiun) (1%, max gaji Rp 10,5jt) | −Rp 50.000 |
| = Total Potongan | Rp 200.000 |
| = Take Home Pay | Rp 4.800.000 |
👨👩👧 Take Home Pay per Status Keluarga (Gaji Rp 5 Juta)
Status pajak (PTKP) memengaruhi tarif PPh21 — semakin banyak tanggungan, semakin rendah tarifnya. Implementasi PMK 168/2023 (TER) menggunakan kategori berdasarkan kombinasi status & jumlah tanggungan:
| Status | Tarif TER (efektif) | PPh21 / Bulan | Take Home Pay | Selisih vs TK/0 |
|---|---|---|---|---|
| TK/0 (Belum Menikah, 0 tanggungan) | 0.00% | Rp 0 | Rp 4.800.000 | — |
| TK/1 (Belum Menikah, 1 tanggungan) | 0.00% | Rp 0 | Rp 4.800.000 | — |
| K/0 (Menikah, tanpa anak) | 0.00% | Rp 0 | Rp 4.800.000 | — |
| TK/2 (Belum Menikah, 2 tanggungan) | 0.00% | Rp 0 | Rp 4.800.000 | — |
| K/1 (Menikah, 1 anak) | 0.00% | Rp 0 | Rp 4.800.000 | — |
| K/2 (Menikah, 2 anak) | 0.00% | Rp 0 | Rp 4.800.000 | — |
| K/3 (Menikah, 3+ anak) | 0.00% | Rp 0 | Rp 4.800.000 | — |
💡 Tarif TER bersifat simplified bracket — di bulan Desember dilakukan rekonsiliasi tahunan dengan tarif progresif sebenarnya. Selisihnya dibayar/dikembalikan via gaji Desember. Bila penghasilan stabil, total pajak setahun ≈ tarif TER × 12.
🧮 Kalkulator Take Home Pay Lengkap
Form ini pre-filled dengan gaji Rp 5 Juta. Bisa diubah untuk simulasi nominal lain atau ditambah tunjangan/lembur:
✓ Hasil Take Home Pay
🔗 Gaji Nominal Lain (Halaman Khusus)
Cara Hitung Gaji Bersih Rp 5 Juta Step-by-Step
Komponen Potongan Gaji
- PPh 21 (Pajak Penghasilan): dipotong perusahaan, disetor ke negara. Pakai tarif TER (Tarif Efektif Rata-rata) sesuai PMK 168/2023.
- BPJS Kesehatan: 1% dari gaji (max gaji Rp 12 juta → max iuran Rp 120.000), perusahaan juga bayar 4%.
- BPJS Ketenagakerjaan JHT: 2% dari gaji penuh, dibayar pekerja (perusahaan tambah 3,7%).
- BPJS Ketenagakerjaan JP: 1% dari gaji (max gaji Rp 10,55 juta), perusahaan tambah 2%.
Apa Itu Tarif TER?
TER (Tarif Efektif Rata-rata) berlaku sejak Januari 2024 (PMK 168/2023). Konsepnya: pajak bulanan dipotong dengan tarif "rata-rata" yang sudah memperhitungkan PTKP & tarif progresif. Tidak perlu hitung manual setiap bulan — cukup lihat tabel TER × gaji bulanan.
Di bulan Desember dilakukan rekonsiliasi tahunan: total pajak setahun (tarif progresif sesuai PPh21 normal) dibandingkan dengan total yang sudah dipotong via TER. Selisih ditarik/dikembalikan via gaji Desember.
Tips Memaksimalkan Take Home Pay Rp 5 Juta
- Klaim semua status & tanggungan: bila menikah & punya anak, pastikan HRD update PTKP Anda. Bisa hemat 0,5-1,5% pajak.
- Negosiasi tunjangan natura non-pajak: mis. tunjangan makan (max Rp 2 juta/bulan), uang transport, fasilitas kendaraan kantor — tidak dipotong PPh21.
- Maksimalkan zakat profesi via lembaga resmi: bisa jadi pengurang penghasilan bruto (PPh21 lebih kecil).
- Iuran pensiun BPJSTK & DPLK: bagian pengurang penghasilan bruto sampai limit tertentu.
- Cek slip gaji rutin: kesalahan input HRD bisa bikin pajak lebih besar dari seharusnya.
Setahun Gaji Rp 5 Juta = Berapa?
Take home setahun (12 bulan): Rp 57.600.000. Plus THR (~1× gaji bulanan): tambah ~Rp 4.250.000 netto. Total: ~Rp 61.850.000/tahun.
Untuk simulasi pajak tahunan & SPT, gunakan Kalkulator Pajak Tahunan.
Cocok untuk KPR Berapa?
Aturan bank: cicilan max 30% gaji bersih. Untuk THP Rp Rp 4.800.000, cicilan max:
- 30%: Rp 1.440.000/bulan
- 40% (aturan longgar): Rp 1.920.000/bulan
Plafon KPR ideal: ~Rp 200 juta (tenor 15 thn, bunga 7%, cicilan 30% gaji bersih). Cek simulasinya di Simulasi KPR Rp 200 Juta.